MOLEKUL
Molekul didefinisikan sebagai sekelompok atom (paling sedikit dua) yang saling berikatan dengan sangat kuat (kovalen) dalam susunan tertentu dan bermuatan netral serta cukup stabil.[1][2] Menurut definisi ini, molekul berbeda dengan ion poliatomik. Dalam kimia organik dan biokimia, istilah molekul digunakan secara kurang kaku, sehingga molekul organik dan biomolekul bermuatan pun dianggap termasuk molekul.
Penggambaran tiga dimensi (kiri dan tengah) berserta dua dimensi (kanan) molekul terpenoid atisana.
Dalam teori kinetika gas, istilah molekul sering digunakan untuk merujuk pada partikel gas apapun tanpa bergantung pada komposisinya.[3] Menurut definisi ini, atom-atom gas mulia dianggap sebagai molekul walaupun gas-gas tersebut terdiri dari atom tunggal yang tak berikatan.[4]
Sebuah molekul dapat terdiri atom-atom yang berunsur sama (misalnya oksigen O2), ataupun terdiri dari unsur-unsur berbeda (misalnya air H2O). Atom-atom dan kompleks yang berhubungan secara non-kovalen (misalnya terikat oleh ikatan hidrogen dan ikatan ion) secara umum tidak dianggap sebagai satu molekul tunggal.
1. Ilmu molekuler
Ilmu yang mempelajari molekul disebut kimia molekuler ataupun fisika molekuler bergantung pada fokus kajiannya. Kimia molekuler berkutat pada hukum-hukum yang mengatur interaksi antara molekul, manakala fisika molekuler berkutat pada hukum-hukum yang mengatur struktur dan sifat-sifat molekul. Dalam prakteknya, perbedaan kedua ilmu tersebut tidaklah jelas dan saling bertumpang tindih. Dalam ilmu molekuler, sebuah molekul terdiri dari suatu sistem stabil yang terdiri dari dua atau lebih molekul. Ion poliatomik dapat pula kadang-kadang dianggap sebagai molekul yang bermuatan. Istilah molekul tak stabil digunakan untuk merujuk pada spesi-spesi kimia yang sangat reaktif.
2. Sejarah
Walaupun keberadaan molekul telah diterima oleh banyak kimiawan sejak awal abad ke-19, terdapat beberapa pertentangan di antara para fisikawan seperti Mach, Boltzmann, Maxwell, dan Gibbs, yang memandang molekul hanyalah sebagai sebuah konsepsi matematis. Karya Perrin pada gerak Brown (1911) dianggap sebagai bukti akhir yang meyakinkan para ilmuwan akan keberadaan molekul.
Definisi molekul pula telah berubah seiring dengan berkembangnya pengetahuan atas struktur molekul. Definisi paling awal mendefinisikan molekul sebagai partikel terkecil bahan-bahan kimia yang masih mempertahankan komposisi dan sifat-sifat kimiawinya.[5] Definisi ini sering kali tidak dapat diterapkan karena banyak bahan materi seperti bebatuan, garam, dan logam tersusun atas jaringan-jaringan atom dan ion yang terikat secara kimiawi dan tidak tersusun atas molekul-molekul diskret.
Selasa, 30 November 2010
Selasa, 02 November 2010
PERISTILAHAN / GLOSSARY
Arm Cylinder yaitu silinder yang berfungsi mengatur (bekerja seperti)
pergerakan lengan pada suatu unit.
Axle Support adalah komponen-komponen yang mendukung kerja dari
poros axle. Komponen ini biasanya terdiri dari masing-masing 2
rod bagian kanan dan 2 rod pada bagian kiri. Suspensi juga bisa
dikatakan sebagai axle support.
Breaking System yaitu sistem yang berfungsi mengurangi/
menghentikan gerak putar roda.
Grease adalah bahan pelumas yang memiliki bentuk setengah padat atau
pelumas padat yang terbuat dari oli pelumas cair yang mempunyai
bahan tambah pengental (Thickening agent).
Greasing yaitu suatu proses pemberian (penggantian) grease pada
bagian yang bergerak dari suatu unit.
Perawatan Berkala yaitu jadwal perawatan yang yang harus dilakukan
oleh kendaraan termasuk kendaraan alat berat, yang umumnya
dibuat oleh produsen pembuat kendaraan.
Preheating adalah proses pemanasan mula pada udara agar
memudahkan saat menstart engine saat cuaca dingin.
Seat Belt adalah suatu alat pengaman yang berbentuk sabuk
yangmenempel di kursi pengemudi (operator)
Suspensi Independent adalah jenis suspensi yang umumnya digunakan
pada kendaraan penumpang, dimana kerja suspensi sebelah kiri
tidak mempengaruhi kerja dari suspensi sebelah kanan. Dengan
suspensi ini tingkat kenyamanan yang dicapai akan lebih baik.
ix
Steering System yaitu suatu rangkaian yang berfungsi sebagai pengatur
gerak ke kanan dan ke kiri pada roda.
Suspensi Rigid yaitu suspensi yang umumnya digunakan oleh kendaraan
yang memiliki fungsi yang cukup berat seperti: angkutan barang,
kendaraan alat berat dan sebagainya, suspensi ini mmpunyai sifat:
suspensi kiri selalu berhubungan dengan suspensi sebelah kanan.
Konstruksinya lebih sederhana, namun tingkat kenyamanan yang
diberikan tidak lebih baik bila dibandingkan dengan suspensi
model independent.
Sight Gauge adalah suatu bagian yang berbetuk transparan (kaca) yang
berfungsi pengukur tinggi (volume) bahan bakar
Trak Shoe Under Carriage yaitu berfungsi sebagai bagian yang
bersinggungan langsung dengan tanah.
Under Carriage yaitu kerangka bawah dari crawel yang berfungsi
pembawa dan pendukung unit.
Unusual Noise yaitu gejala suara yang tidak normal akibat dari
perubahan bentuk suatu komponen (aus).
Power Train adalah bagian yang berfungsi meneruskan putaran dari
mesin ke roda (crawel)
Warming Up adalah proses pemanasan engine guna mendapatkan
temperatur kerja yang normal.
pergerakan lengan pada suatu unit.
Axle Support adalah komponen-komponen yang mendukung kerja dari
poros axle. Komponen ini biasanya terdiri dari masing-masing 2
rod bagian kanan dan 2 rod pada bagian kiri. Suspensi juga bisa
dikatakan sebagai axle support.
Breaking System yaitu sistem yang berfungsi mengurangi/
menghentikan gerak putar roda.
Grease adalah bahan pelumas yang memiliki bentuk setengah padat atau
pelumas padat yang terbuat dari oli pelumas cair yang mempunyai
bahan tambah pengental (Thickening agent).
Greasing yaitu suatu proses pemberian (penggantian) grease pada
bagian yang bergerak dari suatu unit.
Perawatan Berkala yaitu jadwal perawatan yang yang harus dilakukan
oleh kendaraan termasuk kendaraan alat berat, yang umumnya
dibuat oleh produsen pembuat kendaraan.
Preheating adalah proses pemanasan mula pada udara agar
memudahkan saat menstart engine saat cuaca dingin.
Seat Belt adalah suatu alat pengaman yang berbentuk sabuk
yangmenempel di kursi pengemudi (operator)
Suspensi Independent adalah jenis suspensi yang umumnya digunakan
pada kendaraan penumpang, dimana kerja suspensi sebelah kiri
tidak mempengaruhi kerja dari suspensi sebelah kanan. Dengan
suspensi ini tingkat kenyamanan yang dicapai akan lebih baik.
ix
Steering System yaitu suatu rangkaian yang berfungsi sebagai pengatur
gerak ke kanan dan ke kiri pada roda.
Suspensi Rigid yaitu suspensi yang umumnya digunakan oleh kendaraan
yang memiliki fungsi yang cukup berat seperti: angkutan barang,
kendaraan alat berat dan sebagainya, suspensi ini mmpunyai sifat:
suspensi kiri selalu berhubungan dengan suspensi sebelah kanan.
Konstruksinya lebih sederhana, namun tingkat kenyamanan yang
diberikan tidak lebih baik bila dibandingkan dengan suspensi
model independent.
Sight Gauge adalah suatu bagian yang berbetuk transparan (kaca) yang
berfungsi pengukur tinggi (volume) bahan bakar
Trak Shoe Under Carriage yaitu berfungsi sebagai bagian yang
bersinggungan langsung dengan tanah.
Under Carriage yaitu kerangka bawah dari crawel yang berfungsi
pembawa dan pendukung unit.
Unusual Noise yaitu gejala suara yang tidak normal akibat dari
perubahan bentuk suatu komponen (aus).
Power Train adalah bagian yang berfungsi meneruskan putaran dari
mesin ke roda (crawel)
Warming Up adalah proses pemanasan engine guna mendapatkan
temperatur kerja yang normal.
2)Keuntungan ruang bakar tipe langsung yaitu:
a) Efisiensi panas lebih tinggi dan pemakaian bahan bakar lebih
hemat karena bentuk ruang bakar yang sederhana.
b) Start dapat dilakukan dengan mudah pada waktu mesin dingin
tanpa menggunakan alat pemanas
c) Cocok untuk mesin besar karena konstrusksi dari kepala silinder
sederhana dan kerugian kecil
d) Temperatur gas buang relatif lebih rendah
Kerugian ruang bakar tipe langsung yaitu :
a) Sangat peka terhadap mutu bahan bakar dan membutuhkan
mutu bahan bakar yang baik
b) Membutuhkan tekanan injeksi yang lebih tinggi
c) Sering terjadi gangguan pada nozzle dan umur nozzle lebih
pendek karena menggunakan multiple hole nozzle
d) Dibandingkan dengan jenis ruang bakar tambahan, turbulensi
lebih lemah, jadi sukar untuk kecepatan tinggi
3) Fungsi dari valve guide yaitu :
a) Untuk melumasi dan sebagai jalannya dari valve stem.
b) Meneruskan panas dari valve.
4) Fungsi dari glow plug yaitu untuk menyalakan bahan bakar
sehingga engine mudah dihidupkan ( terutama engine dalam
keadaan dingin ).
32
g. Lembar kerja kegiatan belajar 1
1) Alat dan Bahan
a) 1 Unit kendaraan alat berat
b) Tool box set
c) Engine stand
d) Penampung oli
e) Lap / majun
f) Mesin pencuci
2) Keselamatan kerja
a) Gunakan peralatan sesuai fungsinya
b) Pehatikan instruksi praktek yang disampaikan oleh instruktur
c) Mintalah ijin instruktur bila akan melakukan pekerjaan yang
tidak tertulis pada job sheet
3) Langkah kerja
a) Persiapkan alat dan bahan praktek secara cermat, efektif dan
efisien
b) Lakukan prosedur pelepasan Cylinder head Group sesuai
dengan langkah kerja yang ada pada modul.
c) Buat catatan penting kegiatan praktek secara ringkas.
d) Setelah selesai, kembalikan peralatan dan bahan ke tempat
yang telah ditentukan.
hemat karena bentuk ruang bakar yang sederhana.
b) Start dapat dilakukan dengan mudah pada waktu mesin dingin
tanpa menggunakan alat pemanas
c) Cocok untuk mesin besar karena konstrusksi dari kepala silinder
sederhana dan kerugian kecil
d) Temperatur gas buang relatif lebih rendah
Kerugian ruang bakar tipe langsung yaitu :
a) Sangat peka terhadap mutu bahan bakar dan membutuhkan
mutu bahan bakar yang baik
b) Membutuhkan tekanan injeksi yang lebih tinggi
c) Sering terjadi gangguan pada nozzle dan umur nozzle lebih
pendek karena menggunakan multiple hole nozzle
d) Dibandingkan dengan jenis ruang bakar tambahan, turbulensi
lebih lemah, jadi sukar untuk kecepatan tinggi
3) Fungsi dari valve guide yaitu :
a) Untuk melumasi dan sebagai jalannya dari valve stem.
b) Meneruskan panas dari valve.
4) Fungsi dari glow plug yaitu untuk menyalakan bahan bakar
sehingga engine mudah dihidupkan ( terutama engine dalam
keadaan dingin ).
32
g. Lembar kerja kegiatan belajar 1
1) Alat dan Bahan
a) 1 Unit kendaraan alat berat
b) Tool box set
c) Engine stand
d) Penampung oli
e) Lap / majun
f) Mesin pencuci
2) Keselamatan kerja
a) Gunakan peralatan sesuai fungsinya
b) Pehatikan instruksi praktek yang disampaikan oleh instruktur
c) Mintalah ijin instruktur bila akan melakukan pekerjaan yang
tidak tertulis pada job sheet
3) Langkah kerja
a) Persiapkan alat dan bahan praktek secara cermat, efektif dan
efisien
b) Lakukan prosedur pelepasan Cylinder head Group sesuai
dengan langkah kerja yang ada pada modul.
c) Buat catatan penting kegiatan praktek secara ringkas.
d) Setelah selesai, kembalikan peralatan dan bahan ke tempat
yang telah ditentukan.
Ruang Bakar Tidak Langsung
1) Ruang bakar muka ( Precombustion chamber )
Seperti yang ditunjukan pada gambar dibawah, bahan bakar
disemprotkan kedalam ruang bakar muka oleh injection nozzle.
Sebagian bahan bakar yang tidak terbakar dalam ruang bakar
muka didorong melalui saluran kecil antara ruang bakar muka
dan ruang bakar utama. Maka terjadi pencampuran yang baik
dan terbakar seluruhnya diruang bakar utama.
Gambar.08. Ruang Bakar Muka
Keuntungan :
1. Jenis bahan bakar yang digunakan lebih luas, dikarenakan
turbolensi sangat baik untuk mengabutkan bahan baker.
2. Perawatan pompa injeksi lebih gampang karena tekanan
penyemprotan lebih rendah dan tidak terlalu peka terhadap
perubahan saat injeksi.
3. Detonasi berkurang dan bekerjanya mesin lebih baik sebab
menggunakan trottle nozzle.
Kerugian :
1. Biaya pembuatan lebih mahal sebab perencanaan cylinder
head lebih rumit.
2. Membutuhkan motor starter yang besar. Kemampuan start
lebih buruk karena itu harus menggunakan alat pemanas.
3. Pemakaian bahan bakar boros.
18
2)Ruang Bakar Pusar ( Swirl combustion chamber )
Gambar.09. Ruang Bakar Pusar
Seperti yang ditunjukan pada gambar, ruang bakar model
pusar (Swirl combustion chamber ) berbentuk bundar. Piston
memampatkan udara, sehingga udara tersebut masuk
kedalam ruang bakar pusar dan membuat aliran turbulensi.
Bahan bakar diinjeksikan kedalam udara turbulensi dan
terbakar didalam ruang bakar pusar. Tetapi sebagian bahan
bakar yang belum terbakar didalam seluruhnya diruang bakar
utama.
Keuntungan :
1. Dapat menghasilkan putaran tinggi karena turbulensi yang
sangat baik pada saat kompresi.
2. Gangguan pada nozzle berkurang karena menggunakan
nozzle tipe pin.
3. Putaran mesin lebih tinggi, menyebabkan jenis ini cocok
untuk automobil.
19
Kerugian :
1. Konstruksi cylinder head rumit
2. Efisiensi panas dan pemakaian bahan bakar lebih boros
dibandingkan dengan tipe ruang bakar langsung (direct
combustion).
3. Detonasi lebih besar pada kecepatan rendah.
4. Prosedur Melepas Kepala Silinder ( Cylinder head )
Sebelum melakukan pembongkaran kepala silinder, periksa
komponen-komponennya dari kerusakan kemudian bersihkan atau
cuci mesin agar dalam melakukan pekerjaan dapat lebih cepat dan
nyaman kemudian melepas kabel negatif dari terminal (-) baterai.
1. Melepas Motor Starter dan Alternator
Gambar.10.Motor Stater dan Alternator
a. Sebelum mencuci mesin terlebih dahulu melepas motor
starter (1) dan alternator (2).
b. Melepas semua penutup mesin.
c. Mencuci mesin dengan bak pencuci mesin.
d. Menyiapkan engine stand untuk meletakkan mesin.
2. Mengeluarkan minyak pelumas mesin.
3. Melepas pompa air.
a. Melepas pipa air(1)
b. Melepas klem pipa air(2)
Seperti yang ditunjukan pada gambar dibawah, bahan bakar
disemprotkan kedalam ruang bakar muka oleh injection nozzle.
Sebagian bahan bakar yang tidak terbakar dalam ruang bakar
muka didorong melalui saluran kecil antara ruang bakar muka
dan ruang bakar utama. Maka terjadi pencampuran yang baik
dan terbakar seluruhnya diruang bakar utama.
Gambar.08. Ruang Bakar Muka
Keuntungan :
1. Jenis bahan bakar yang digunakan lebih luas, dikarenakan
turbolensi sangat baik untuk mengabutkan bahan baker.
2. Perawatan pompa injeksi lebih gampang karena tekanan
penyemprotan lebih rendah dan tidak terlalu peka terhadap
perubahan saat injeksi.
3. Detonasi berkurang dan bekerjanya mesin lebih baik sebab
menggunakan trottle nozzle.
Kerugian :
1. Biaya pembuatan lebih mahal sebab perencanaan cylinder
head lebih rumit.
2. Membutuhkan motor starter yang besar. Kemampuan start
lebih buruk karena itu harus menggunakan alat pemanas.
3. Pemakaian bahan bakar boros.
18
2)Ruang Bakar Pusar ( Swirl combustion chamber )
Gambar.09. Ruang Bakar Pusar
Seperti yang ditunjukan pada gambar, ruang bakar model
pusar (Swirl combustion chamber ) berbentuk bundar. Piston
memampatkan udara, sehingga udara tersebut masuk
kedalam ruang bakar pusar dan membuat aliran turbulensi.
Bahan bakar diinjeksikan kedalam udara turbulensi dan
terbakar didalam ruang bakar pusar. Tetapi sebagian bahan
bakar yang belum terbakar didalam seluruhnya diruang bakar
utama.
Keuntungan :
1. Dapat menghasilkan putaran tinggi karena turbulensi yang
sangat baik pada saat kompresi.
2. Gangguan pada nozzle berkurang karena menggunakan
nozzle tipe pin.
3. Putaran mesin lebih tinggi, menyebabkan jenis ini cocok
untuk automobil.
19
Kerugian :
1. Konstruksi cylinder head rumit
2. Efisiensi panas dan pemakaian bahan bakar lebih boros
dibandingkan dengan tipe ruang bakar langsung (direct
combustion).
3. Detonasi lebih besar pada kecepatan rendah.
4. Prosedur Melepas Kepala Silinder ( Cylinder head )
Sebelum melakukan pembongkaran kepala silinder, periksa
komponen-komponennya dari kerusakan kemudian bersihkan atau
cuci mesin agar dalam melakukan pekerjaan dapat lebih cepat dan
nyaman kemudian melepas kabel negatif dari terminal (-) baterai.
1. Melepas Motor Starter dan Alternator
Gambar.10.Motor Stater dan Alternator
a. Sebelum mencuci mesin terlebih dahulu melepas motor
starter (1) dan alternator (2).
b. Melepas semua penutup mesin.
c. Mencuci mesin dengan bak pencuci mesin.
d. Menyiapkan engine stand untuk meletakkan mesin.
2. Mengeluarkan minyak pelumas mesin.
3. Melepas pompa air.
a. Melepas pipa air(1)
b. Melepas klem pipa air(2)
Katup dan Mekanismenya
Mekanisme katup yang dipakai pada komatsu engine dan cumins
engine terdapat perbedaan yaitu untuk komatsu engine memakai
tapet, sedangkan untuk cummins engine memakai camfollower.
Gambar.03. Katup dan Mekanisme Katup
Valve (Katup)
Terbuka dan tertutupnya valve secara teratur untuk memasukkan
udara ke dalam silinder dan membuang gas bekas pembakaran
keluar. Pergerakan valve diambil dari putara cam shaft yang
dirubah menjadi gerakan vertikal melalui push rod dan gerakan
push rod ditransfer melalui rocker arm dan diteruskan ke valve.
Valve juga sebagai permukaan ruang pembakar sehingga selalu
menerima beban panas yang tinggi dari pergerakan vertikal yang
berulang-ulang dengan demikian valve harus dibuat dari material
yang khusus dan tahan panas. Adapun fungsi dari katup masuk
dan katup buang :
12
1. Mengatur udara yang masuk kedalam silinder dan membuang
gas bekas ke udara luar.
2. Mencegah kebocoran kompresi.
3. Meneruskan panas pembakaran ke pendinginan melalui valve
guide dan dinding cylinder head.
Valve Seat :
Valve insert adalah suatu ring yang tahan terhadap panas dan
benturan yang dipasang diantara permukaan valve yang
bersentuhan dengan cylinder head. Bila terjadi kerusakan pada
valve insert dengan mudah di lepas dan diganti tanpa mengganti
cylinder head. Adapun fungsi dari valve seat yaitu :
1. Memperpanjang daya tahan pada dudukan katup dan mencegah
kebocoran.
2. Mempermudah penggantian apabila kedudukan katup
mengalami kerusakan.
Valve guide
Valve guide sebagai penuntun pergerakan valve secara sliding
antara permukaan valve stem dan valve guide dengan gerakan
vertikal dan juga sebagai pengontrol pelumasan pada valve stem,
dengan demikian dibutuhkan celah yang tepat antara stem dan
guide. Sehingga tidak tejadi kebocoran udara dan oli ke dalam air
intake dan exhaust gas. Adapun fungsi dari vave guide yaitu :
1. Untuk melumasi dan sebagai jalannya dari valve stem.
2. Meneruskan panas dari valve.
engine terdapat perbedaan yaitu untuk komatsu engine memakai
tapet, sedangkan untuk cummins engine memakai camfollower.
Gambar.03. Katup dan Mekanisme Katup
Valve (Katup)
Terbuka dan tertutupnya valve secara teratur untuk memasukkan
udara ke dalam silinder dan membuang gas bekas pembakaran
keluar. Pergerakan valve diambil dari putara cam shaft yang
dirubah menjadi gerakan vertikal melalui push rod dan gerakan
push rod ditransfer melalui rocker arm dan diteruskan ke valve.
Valve juga sebagai permukaan ruang pembakar sehingga selalu
menerima beban panas yang tinggi dari pergerakan vertikal yang
berulang-ulang dengan demikian valve harus dibuat dari material
yang khusus dan tahan panas. Adapun fungsi dari katup masuk
dan katup buang :
12
1. Mengatur udara yang masuk kedalam silinder dan membuang
gas bekas ke udara luar.
2. Mencegah kebocoran kompresi.
3. Meneruskan panas pembakaran ke pendinginan melalui valve
guide dan dinding cylinder head.
Valve Seat :
Valve insert adalah suatu ring yang tahan terhadap panas dan
benturan yang dipasang diantara permukaan valve yang
bersentuhan dengan cylinder head. Bila terjadi kerusakan pada
valve insert dengan mudah di lepas dan diganti tanpa mengganti
cylinder head. Adapun fungsi dari valve seat yaitu :
1. Memperpanjang daya tahan pada dudukan katup dan mencegah
kebocoran.
2. Mempermudah penggantian apabila kedudukan katup
mengalami kerusakan.
Valve guide
Valve guide sebagai penuntun pergerakan valve secara sliding
antara permukaan valve stem dan valve guide dengan gerakan
vertikal dan juga sebagai pengontrol pelumasan pada valve stem,
dengan demikian dibutuhkan celah yang tepat antara stem dan
guide. Sehingga tidak tejadi kebocoran udara dan oli ke dalam air
intake dan exhaust gas. Adapun fungsi dari vave guide yaitu :
1. Untuk melumasi dan sebagai jalannya dari valve stem.
2. Meneruskan panas dari valve.
Melepas Cylinder head Group
B. KEGIATAN BELAJAR
1. Kegiatan Belajar 1 : Melepas Cylinder head Group
a. Tujuan kegiatan belajar 1:
Setelah mempelajari modul pada kegiatan belajar 1 ini , siswa harus
dapat :
1) Menjelaskan prinsip kerja dan fungsi cylinder head
2) Menjelaskan teknik dan prosedur melepas cylinder head
b. Uraian materi kegiatan belajar 1
1. Kepala Silinder ( Cylinder head )
Kepala silinder ( Cylinder head ) ditepatkan dibagian atas blok
silinder. Bentuk konstruksi dari cylinder head group ada dua
macam :
Solid tipe
Umumnya dipakai pada komatsu engine, jadi untuk seluruh silinder
hanya dipakai satu blok cylinder head (Gb.01).
Gambar.01. Kepala Silinder Solid Tipe
Gambar.01. Kepala Silinder Solid Tipe
10
Sectional/Segment/Independent tipe
Tipe ini umumnya dipakai pada cummins engine, jadi untuk
seluruh silinder misalnya 6 buah dipakai 3 buah cylinder head,
atau tipe dua silinder dipakai satu cylinder head (Gb.02).
Gambar.02. Kepala Silinder Segmen Tipe
Fungsi Cylinder head :
a. Mencegah kebocoran tekanan pembakaran.
b. Penghantar panas pembakaran kependinginan.
c. Sebagai saluran masuk dan keluarnya udara dan gas buang.
d. Tempat kedudukan valve, injektor dan lain-lain.
e. Menyalurkan pendinginan kesekitarnya.
Kepala silinder harus tahan terhadap temperatur dan tekanan yang
tinggi selama mesin bekerja. Oleh sebab itu kepala silinder dibuat
dari besi tuang, namun akhir-akhir ini banyak mesin yang kepala
silindernya dibuat dari paduan aluminium. Kepala silinder yang
terbuat dari paduan aluminium memiliki kemampuan pendingin
lebih besar dibanding dengan yang terbuat dari besi tuang.
Pada kepala silinder juga dilengkapi dengan mantel pendingin
yang dialiri air pendingin yang datang dari blok silinder untuk
mendinginkan katup.
1. Kegiatan Belajar 1 : Melepas Cylinder head Group
a. Tujuan kegiatan belajar 1:
Setelah mempelajari modul pada kegiatan belajar 1 ini , siswa harus
dapat :
1) Menjelaskan prinsip kerja dan fungsi cylinder head
2) Menjelaskan teknik dan prosedur melepas cylinder head
b. Uraian materi kegiatan belajar 1
1. Kepala Silinder ( Cylinder head )
Kepala silinder ( Cylinder head ) ditepatkan dibagian atas blok
silinder. Bentuk konstruksi dari cylinder head group ada dua
macam :
Solid tipe
Umumnya dipakai pada komatsu engine, jadi untuk seluruh silinder
hanya dipakai satu blok cylinder head (Gb.01).
Gambar.01. Kepala Silinder Solid Tipe
Gambar.01. Kepala Silinder Solid Tipe
10
Sectional/Segment/Independent tipe
Tipe ini umumnya dipakai pada cummins engine, jadi untuk
seluruh silinder misalnya 6 buah dipakai 3 buah cylinder head,
atau tipe dua silinder dipakai satu cylinder head (Gb.02).
Gambar.02. Kepala Silinder Segmen Tipe
Fungsi Cylinder head :
a. Mencegah kebocoran tekanan pembakaran.
b. Penghantar panas pembakaran kependinginan.
c. Sebagai saluran masuk dan keluarnya udara dan gas buang.
d. Tempat kedudukan valve, injektor dan lain-lain.
e. Menyalurkan pendinginan kesekitarnya.
Kepala silinder harus tahan terhadap temperatur dan tekanan yang
tinggi selama mesin bekerja. Oleh sebab itu kepala silinder dibuat
dari besi tuang, namun akhir-akhir ini banyak mesin yang kepala
silindernya dibuat dari paduan aluminium. Kepala silinder yang
terbuat dari paduan aluminium memiliki kemampuan pendingin
lebih besar dibanding dengan yang terbuat dari besi tuang.
Pada kepala silinder juga dilengkapi dengan mantel pendingin
yang dialiri air pendingin yang datang dari blok silinder untuk
mendinginkan katup.
PERISTILAHAN/ GLOSSARY
After Cooler
Suatu komponen sistem pendinginan yang berfungsi untuk mendinginkan
udara yang akan masuk ke ruang bakar dengan air sebagai media
pendingin.
Air Compressor
Suatu komponen tambahan pada mesin yang berfungsi untuk
menghasilkan udara bertekanan
Cylinder Head
Bagian dari komponen utama mesin yang terletak di atas blok silinder
yang juga berfungsi sebagai ruang pembakaran.
Corrosion Resistor
Suatu komponen sistem pendinginan yang berfungsi untuk mencegah
terjadinya endapan dan karat, yang dapat menyebabkan saluran sistem
pendingin tersumbat.
Exhause Brake
Suatu komponen tambahan pada mesin yang berfungsi untuk membantu
mengurangi putara mesin dengan jalan mempersempit lubang asluran
buang yang diatur secara elektrik.
Glow Plug
Suatu komponen dalam engine diesel yang berfungsi sebagai pemanas
ruang bakar.
Termostat
Suatu komponen sistem pendinginan yang berfungsi sebagai katup pada
sistem pendingin yang bekerja berdasarkan temperatur air pendingin.
Suatu komponen sistem pendinginan yang berfungsi untuk mendinginkan
udara yang akan masuk ke ruang bakar dengan air sebagai media
pendingin.
Air Compressor
Suatu komponen tambahan pada mesin yang berfungsi untuk
menghasilkan udara bertekanan
Cylinder Head
Bagian dari komponen utama mesin yang terletak di atas blok silinder
yang juga berfungsi sebagai ruang pembakaran.
Corrosion Resistor
Suatu komponen sistem pendinginan yang berfungsi untuk mencegah
terjadinya endapan dan karat, yang dapat menyebabkan saluran sistem
pendingin tersumbat.
Exhause Brake
Suatu komponen tambahan pada mesin yang berfungsi untuk membantu
mengurangi putara mesin dengan jalan mempersempit lubang asluran
buang yang diatur secara elektrik.
Glow Plug
Suatu komponen dalam engine diesel yang berfungsi sebagai pemanas
ruang bakar.
Termostat
Suatu komponen sistem pendinginan yang berfungsi sebagai katup pada
sistem pendingin yang bekerja berdasarkan temperatur air pendingin.
Langganan:
Postingan (Atom)